Satu lagi PDP COVID-19 meninggal dunia di Makassar

Makassar – Satu lagi pasien dalam pemantauan (PDP) virus corona baru (COVID-19) dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Grestelina Makassar, Sulawesi Selatan.

“Izin melaporkan semalam seorang PDP meninggal dunia di RS Grestelina. Laki-laki berusia 55 tahun. Riwayat pulang umrah,” kata Pejabat Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb di Makassar, Selasa.

Pelaporan tersebut disampaikan melalui pesan singkat di jejaring sosial media grup pewarta.

Meski demikian, pasien itu berbeda travel dengan pasien positif 285 (perempuan) yang lebih dahulu meninggal.

Ia mengemukakan hingga kini tim kesulitan mendapat data biro perjalanan yang memberangkatkan umrah almarhum, beserta alamat para jamaah.

Pihaknya berharap biro perjalanan yang dimaksud bisa menyampaikan sesegera mungkin jamaahnya untuk dilacak siapa saja yang pernah kontak dengan almarhum, kendati belum terkonrmasi positif COVID-19, agar bisa mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kami kesulitan mendapat data ‘travel’ yang baru saja memberangkatkan umrah beserta nama alamat jamaahnya. Jika kami bisa dapatkan tentu lebih mudah petugas kami untuk ‘tracking’ (menelusuri) satu persatu semua yang satu pesawat,” ujarnya.

Dari infomasi yang diperoleh, biro jasa perjalanan umrah yang memberangkatkan almarhum diketahui bernama Travel Meidia berlokasi di kompleks Ruko Zamrud depan Masjid HM Asyik Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar.

Berdasarkan pantauan dari situs resmi Pemerintah Provinsi Sulsel, covid19.sulselprov.go.id, pukul 11.00 Wita, tercatat jumlah orang dalam pemantauan (ODP) meningkat menjadi 149 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) ikut meningkat 54 orang, sedangkan positif dua orang.

Sebanyak dua orang positif tersebut masing-masing pasien 285 (meninggal dunia) di Rumah Sakit Silom dua pekan lalu dan pasien 286 masih di rawat di ruang isolasi infeksi center Rumah Sakit Umum Pusat Wahidin Sudirohusodo.

Sumber : makassar.antaranews.com

Satu lagi PDP COVID-19 meninggal dunia di Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas